Video Editing

Video Editing
kursus video editing diampu oleh professional yang terjun langsung dalam dunia professional TV dan international freelancer, bukan anak kuliahan

Kursus After Effects

Kursus After Effects
Diajar oleh professional yang bekerja di TV dan freelancer international

Motion graphic or Video editing

Motion graphic or Video editing
we can teach you in perfect way

Latest Posts

Thursday, May 23, 2019

Pertemuan 11 CSS

galiho
Tutorial pertama pada materi CSS ini kita akan terlebih dahulu membahas pengertian CSS, apa itu CSS? CSS adalah singkatan dari Cascading Style Sheet yang berguna untuk mengatur komponen atau bagian-bagian website bagaimana element-element website dapat terstruktur dan seragam. CSS bisa bukanlah bahasa pemrograman atau bisa dikatakan sebagai alat bantu agar sebuah website yang tampil di browser memiliki tampilan yang menarik.

Jika berbicara pengertian CSS ini kita bisa ambil sebuah kesimpulan bahwa CSS hanya bertugas untuk bagaian desain, seperti pewarnaan, ukuran teks, background, warna teks dan lain-lain. Kalau diibaratkan sebuah bangunan, html adalah kerangkanya nya saja, nah sedangkan CSS bisa diasumsikan sebagai desain rumah, seperti ukuran, warna rumah dan lainnya.

Beberapa hal yang dapat dilakukan dengan CSS

•Perancangan desain text dapat dilakukan dengan mendefinisikan fonts (huruf) , colors (warna), margins (ukuran), latar belakang (background), ukuran font (font sizes) dan lain-lain. Elemen-elemen seperti colors (warna) , fonts (huruf), sizes (ukuran) dan spacing (jarak) disebut juga “styles”.
• Cascading Style Sheets juga bisa berarti meletakkan styles yang berbeda pada layers (lapisan) yang
berbeda

Ada 3 cara untuk memasang CSS pada dokument HTML yaitu :

1. External Style Sheet
Aturan CSS disimpan pada suatu file sehingga
terpisah dari dokumen HTML. Kemudian tambahkan
kode pemanggilan file CSS dalam dokumen HTML.
Akhiran file CSS adalah .css

File CSS (misalnya style.css) berisi :
 
Dokumen html berisi :
<head>
 <title> CSS secara eksternal</title>
 <link rel="stylesheet" type="text/css" href="style.css" />
</head>
<body>
 <p>Paragraph yang ini diatur CSS secara eksternal </p>
</body>
2. Internal Style Sheet
Aturan CSS ditulis pada bagian HEAD dokumen HTML menggunakan tag <style>

<head>
 <title> CSS secara internal</title>
 <style type="text/css">
  p {text-align:justify;}
 </style>
</head>
<body>
 <p> Paragraph yang ini diatur CSS secara internal </p>
</body>
3. Inline Style Sheet
Aturan CSS ditulis langsung pada tag HTML yang
akan diatur tampilannya menggunakan atribut
style:
<p style="text-align:justify;">Paragraph ini diatur CSS secara inline</p>
Syntax CSS
Berikut Aturan CSS
 Selector --> Declaration
h1 {color:blue; font-size:12px;}

 Aturan CSS terdiri 2 bagian:

 Selector
 Biasanya berupa tag HTML, id, class
id menggunakan tanda # di depan nama selector
class menggunakan tanda titik di depan nama selector
contoh : h1 { color : blue ; } --> tag html h1
#teks { color :green; } --> id
.warna { color : red; } --> class

Declaration
Berisi aturan-aturan css yang terdiri dari properti dan nilainya yang dipisahkan oleh tanda titik dua. Setiap aturan css harus diakhiri dengan tanda titik koma.

Selector ID dan Class pada CSS
Untuk selector id pada css ditandai dengan
tanda #(pagar) contoh penulisan seperti
berikut :
#teks
{
color:blue;
font-family: Calibri;
}
Penggunaannya dalam script HTML :
<body>
<p id="teks"> TEST </p>
</body>

Class pada CSS
Untuk selector class pada css ditandai dengan
tanda .(titik) contoh penulisan seperti berikut :

.warna
{
background-color: lightgreen;
}
Penggunaannya dalam script HTML:
<body class="warna">
</body>

Wednesday, May 22, 2019

Javascript Pertemuan 11 B

galiho
Javascript adalah sebuah bahasa komputer atau kode pemrograman yang digunakan pada website agar website tersebut menjadi lebih interaktif dan dinamis. Javascript adalah jenis bahasa pemrograman client side. Penggunaan kode javascript pada sebuah website bersifat opsional, artinya tidak harus selalu ada. Namun, website-website maupun blog modern saat ini hampir semuanya menggunakan kode javascript walaupun sedikit. Hal ini karena tanpa javascript, sebuah website bagaikan sayur tanpa garam .


Manfaat dan Peran Javascript

Seperti yang disebutkan diatas, javascript berfungsi membuat sebuah halaman website lebih interaktif dan dinamis. Penggunaan kode javascript sangat dibutuhkan untuk website-website yang berorientasi pada kenyamanan pengakses (user-experience). Namun, penggunaan kode javascript ini tidak akan maksimal jika tidak dibarengi dengan penggunaan css karena javascript juga tidak akan lepas dari html.

Ketiga bahasa pemrograman itu sangat erat kaitannya. Jika saya ibaratkan sebuah website adalah rumah, maka kode html adalah segala yang membangun dan ada dirumah tersebut (tembok, tiang, atap, pondasi, ruang keluarga, kamar, dapur, peralatan rumah tangga, dan sebagainya). Lalu, kode css adalah pengatur dan penghias rumah tersebut(tata letak, warna dan sebagainya). Dan peran javascript bisa sebagai ‘pembantu’ kode css agar pengaturan dan hiasannya lebih bagus dengan tambahan pernak-pernik misalnya. Bisa juga untuk memanipulasi kode html dengan nama/identitas tertentu. Manipulasi ini bisa berupa menyembunyikan, menganti bahkan menambahkan elemen html yang baru.

Tanpa javascript, saat melakukan aksi tertentu, misalnya meng-klik pada sebuah halaman website, maka hasil atau respon dari hasil klik tersebut harus dimuat pada halaman lain. Hal ini tentunya sangat merepotkan karena tidak setiap aksi klik menghasilkan hasil/output yang besar/banyak. Terkadang hasil sebuah aksi hanyalah sebuah kalimat “Anda berhasil memasukkan data”, misalnya.


<!DOCTYPE html>
<html> 
<head>
<title>My first Javascript
</title>
</head>
<body> 
<button type="button"
onclick="document.getElementById('tampil_tanggal').innerHTML = Date()">
Klik saya untuk menampilkan Tanggal dan Waktu. </button>
<br>
<br>
<p id="tampil_tanggal"> </p>


<p id="hide"> Javascript dapat meng"hide" element dari html. </p>

<button type="button"
onclick="document.getElementById('hide').style.display='none'">
Klik saya ! </button>
<br>
<br>

<p id="show" style="display:none"> Ini terHidden Text </p>
<button type="button"
onclick="document.getElementById('show').style.display='block'"> 
Klik saya untuk menampilkan text! </button>


</body>
</html> 
Hampir semua website saat ini menggunakan javascript, tapi ketahuilah bahwa pengakses website bisa mematikan fitur javascript pada browsernya, sehingga website yang diakses akan tampil sebagaimana tampil tanpa javascript. Hal ini bisa membuat tampilan website anda acak-acakan jika anda terlalu bergantung pada kode javascript untuk mendesainnya. Penggunaan javascript yang terlalu banyak dan tidak rapi dapat membuat loading website anda lambat dan berat. Jadi, gunakan sewajarnya.

Contoh javascript

Javascript Pertemuan 11 B

Javascript adalah sebuah bahasa komputer atau kode pemrograman yang digunakan pada website agar website tersebut menjadi lebih interaktif dan dinamis. Javascript adalah jenis bahasa pemrograman client side. Penggunaan kode javascript pada sebuah website bersifat opsional, artinya tidak harus selalu ada. Namun, website-website maupun blog modern saat ini hampir semuanya menggunakan kode javascript walaupun sedikit. Hal ini karena tanpa javascript, sebuah website bagaikan sayur tanpa garam .


Manfaat dan Peran Javascript


Seperti yang disebutkan diatas, javascript berfungsi membuat sebuah halaman website lebih interaktif dan dinamis. Penggunaan kode javascript sangat dibutuhkan untuk website-website yang berorientasi pada kenyamanan pengakses (user-experience). Namun, penggunaan kode javascript ini tidak akan maksimal jika tidak dibarengi dengan penggunaan css karena javascript juga tidak akan lepas dari html.

Ketiga bahasa pemrograman itu sangat erat kaitannya. Jika saya ibaratkan sebuah website adalah rumah, maka kode html adalah segala yang membangun dan ada dirumah tersebut (tembok, tiang, atap, pondasi, ruang keluarga, kamar, dapur, peralatan rumah tangga, dan sebagainya). Lalu, kode css adalah pengatur dan penghias rumah tersebut(tata letak, warna dan sebagainya). Dan peran javascript bisa sebagai ‘pembantu’ kode css agar pengaturan dan hiasannya lebih bagus dengan tambahan pernak-pernik misalnya. Bisa juga untuk memanipulasi kode html dengan nama/identitas tertentu. Manipulasi ini bisa berupa menyembunyikan, menganti bahkan menambahkan elemen html yang baru.



<!DOCTYPE html>
<html> 
<head>
<script type="text/javascript">
  function myfunction ()
  {
  alert ("HELLO")
  }
</script>
  
<title>My Second  Javascript
</title>
</head>
<body> 
<form>
<input type="button" onclick="myfunction()"
value="panggil MyFunction">
</form>
<p> Tekan tombil untuk memanggil fungsi myFunction di dalam javascript </p>


</body>
</html>
Contoh scrip javascript untuk menampilkan hari tanggal bulan tahun

<!DOCTYPE html>
<html> 
<head>
<title>Javascript menampilkan Hari tanggal bulan Tahun </title>
</head>
<body>
 <script type="text/javascript">
var d=new Date()
var weekday=new
Array("Minggu","Senin","Selasa","Rabu","Kamis","Jumat","Sabtu")
var monthname=new
Array("Jan","Feb","Mar","Apr","Mei","Juni","Juli","Agustus","Sep","Okt","Nov","Des")
document.write(weekday[d.getDay()] + " ")
document.write(d.getDate() + " ")
document.write(monthname[d.getMonth()] + " ")

document.write(d.getFullYear())
</script>

</body>
</html>

Thursday, April 18, 2019

While Loop ( perulangan dengan kondisi)

galiho
Perulangan while akan melakukan perulangan kalau kondisi (syarat) terpenuhi.

 Sedangkan do/while melakukan perulangan dulu, kemudian memeriksa kondisinya atau syaratnya.
 Kalau kondisi terpenuhi, maka do/while akan melanjutkan perulangan. Sebaliknya, dia akan berhenti (break).

Sekarang saat nya kita akan membuat perulangan atau looping
looping ada 2 macam
1. while loop dan
2. for loop
dan kita akan bahas dulu while loop
inti dari perulangan ini adalah tanpa mengulang mengulang kata atau kalimat tertentu, sistem otomatis akan melakukan perulangan kalimat tanpa harus repot repot menulisnya berulang ulang, karena yang melakukan perulangan adalah sistem



<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<?php  
$x = 1;
 
while($x <= 5) {
  echo "ini adalah nomer yang ke- $x <br>";
  $x++;
} 
?>  

</body>
</html>
ketika kita run script diatas, hasil web yang akan muncul adalah ini adalah
nomer yang ke- 1
 ini adalah nomer yang ke- 2
 ini adalah nomer yang ke- 3
 ini adalah nomer yang ke- 4
 ini adalah nomer yang ke- 5

 otomatis dibuat sistem tanpa harus menulis berulang ulang, karena ditulis berulang ulang oleh sistem itu sendiri

Jika sebelumnya kita mengulang looping terus menerus dengan batasan ditempatkan diawal,kali ini kita akan mengeset batasan di akhir (while)


<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<?php 
$x = 1; 

do {
    echo "The number is: $x <br>"; // akan menampilkan echo dengan parameter x
    $x++; // parameter x selalu ditambahkan satu
} while ($x <= 5); //parameter x hanya terbatas sampai angka 5
?>

</body>
</html>
tampilannya adalah
The number is: 1
The number is: 2
The number is: 3
The number is: 4
The number is: 5

Untuk kali ini kita akan membuat looping dimana parameter yang ditentukan salah dan berbeda diawal dan di akhir, karena eksekusinya berurutan maka yang dieksekui adalah variabel di awal dan tidak memperdulikan variabel selanjutnya


<!DOCTYPE html>
<html>
<body>
  <?php 
$y = 6;

do {
  echo"<br>";
    echo "Angka nya adalah: $y <br>";
    $y++;
} while ($y <= 5);
?>

</body>
</html>
Berikutnya ini tampilan dari script php diatas

Angka nya adalah: 6

Switch statement PHP

galiho

Switch — case merupakan jenis seleksi yang dirancangan khusus untuk menangani pengambilan keputusan yang melibatkan sejumlah atau banyak alternatif penyelesaian. Pernyataan switch — case ini memiliki kegunaan sama seperti if — else bertingkat, tetapi penggunaannya untuk memeriksa data yang bertipe karakter atau integer.

Kita lanjutkan belajar php kita kali ini kita akan belajar script switch Beginilah cara kerjanya: Pertama kita memiliki ekspresi $favcolor dengan di set adlah red. Nilai variabel kemudian dibandingkan dengan nilai untuk setiap variabel switch yang ada dalam struktur. Jika ada kecocokan, blok kode yang terkait dengan kasing dieksekusi. Gunakan blockuntuk mencegah kode dari berjalan ke kasus berikutnya secara otomatis. Pernyataan default digunakan jika tidak ada kecocokan yang ditemukan.

<!DOCTYPE html>
<html>
<body>
<?php
$favcolor = "red";

switch ($favcolor) {
    case "red":
        echo "warna fav adalah merah";
        break;
    case "blue":
        echo "warna fav adalah blue!";
        break;
    case "green":
        echo "warna fav adalah green!";
        break;
    default:
        echo "Your favorite color is neither red, blue, nor green!";
}
?>
 
</body>
</html>
Karea $favcolor == red maka yang keluar di echo adalah "warna fav adalah merah"

IF Else Statement PHP

galiho

Pernyataan IF Else : “Jika kondisi bernilai benar, maka perintah-1 akan dikerjakan dan jika tidak memenuhi syarat maka akan mengerjakan perintah-2”
Oke kita mau bikin if else statement, if else statement sangat penting dalam dunia programming, karena pada dasarnya dunai pemograman akan memproses satu hal, dan jika tidak sesuai akan memproses hal lain, begitu juga dengan if else,
inti dalam script dibawah ini adalah  :

Jika hari ini  adalah tanggal 9 maka akan keluar pesan "Hari ini adalah tanggal 9"
hasil lainnya adalah "hari ini bukan tanggal 9"

<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<?php
$t = date("d");

if ($t == "9") {
    echo "Hari ini adalah tanggal 9";
}
  else {
  echo "hari ini bukan tanggal 9 ";
  }
?>
 
</body>
</html>
if elses simple nya hanya seperti itu, dalam dunia pemograman semakin komplex program
if else nya akan semakin banyak, karena kemungkinan yang didukung juga lebih banyak
Kita coba ya kita memiliki 3 statement if berikut script nya
<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<?php
$t = date("d");

if ($t == "19") {
    echo "hari ini tanggal 19";
} elseif ($t == "21") {
    echo "Hari ini tanggal 21!";
} else {
    echo "Hari ini bukan tanggal 19 atau tanggal 21";
}
?>
 
</body>
</html>

Wednesday, April 17, 2019

Form Data diri 2 page

galiho

Kita akan membuat form data diri , yang akan ditampilkan di tampilmahasiswa.php

<html>
<head>
<title>  Input Data Mahasiswa</title>
</head>
<body bgcolor:"green">
<form action ="tampilmahasiswa.php" method="post">
<b> Pengelolaan Data Mahasiswa</b>
<br>
<pre>
Nama : <input type="text" name="nama" size="25" maxlength="50">
Alamat : <input type="textarea" name="alamat" size="25" maxlength="110">
</pre>
Jenis Kelamin : 
 <input type="radio" name="jeniskel" value= "laki-laki">Laki-laki
<input type="radio" name="jeniskel" value= "perempuan">Perempuan
<p>
Pekerjaan:
<select name="pekerjaan">
<option value="-pilih-">pilih 
<option value="Pelajar">Pelajar
<option value="Karyawan">karyawan
<option value="Wirausaha">Wirausaha
<option value="Lain-lain">Lain-lain
</select>
<p>
Hobi:
<input type="checkbox" name="hobi" value="Olahraga">Olahraga</input>
<input type="checkbox" name="hobi" value="Musik">Musik</input>
<input type="checkbox" name="hobi" value="Jalan-jalan">Jalan-jalan</input>
<p>
  <input type="submit" value="Kirim"><input type="reset" value="Batal">
  
</form>
</body>
</html>
tampilannya

lalu untuk menampilkan data yang telah diinputkan buat file tampilmahasiswa.php

<html>
<head>
<title>  Input Data Mahasiswa</title>
</head>
<body bgcolor:"green">
<?php
$nama=$_POST['nama'];
$alamat=$_POST['alamat'];
$jeniskel=$_POST['jeniskel'];
$pekerjaan=$_POST['pekerjaan'];
$hobi=$_POST['hobi'];

?>
<table border=1 bgcolor="red">
<tr>
<td colspan=2 align="center"><b>Data Mahasiswa</b></td>
</tr>
<tr>
<td>Nama</td><td><?php echo $nama; ?></td>
</tr>
<tr>
<td>Alamat</td><td><?php echo $alamat; ?></td>
</tr>
<tr>
<td>Jenis Kelamin</td><td><?php echo $jeniskel; ?></td>
</tr>
<tr>
<td>Pekerjaan</td><td><?php echo $pekerjaan ; ?></td>
</tr>
<tr>
<td>HObi</td><td><?php echo $hobi?></td>
</tr></table>
<a href="forminputmahasiswa.php">INPUT DATA LAGI</a>  


</body>
</html>
tampilannya gini nih

Form Data Diri Self

galiho

Oke kali ini kita akan bikin Form Data diri,  dalam satu halaman  menggunakan metode post
jika belum paham dengan metode post klik link ini ya 
Form data diri ini ketika kita input data , data diinputkan , dan klik submit. lalu data akan tampil dibawah form yang diisi,

langsung saja kita buat script php nya dan save file menjadi formdatadiriself.php



<!DOCTYPE HTML>  
<html>
<head>
</head>
<body>  

<?php
// mendefinisikan nama, email, gender agar menjadi kosong 
$nama = $email = $jeniskel = $komentar = $website = "";

if ($_SERVER["REQUEST_METHOD"] == "POST") {
$nama=$_POST['nama'];
$email=$_POST['email'];
$website=$_POST['website'];
$komentar=$_POST['komentar'];
$jeniskel=$_POST['jeniskel'];
}
//if ($_SERVER["REQUEST_METHOD"] == "POST") {
 // $nama = test_input($_POST["nama"]);
  //$email = test_input($_POST["email"]);
  //$website = test_input($_POST["website"]);
  //$komentar = test_input($_POST["komentar"]);
  //$jeniskel = test_input($_POST["jeniskel"]);
//}
//digunakan untuk validasi data yang diinputkan
//function test_input($data) {   
  //$data = trim($data);
  //$data = stripslashes($data);
  //$data = htmlspecialchars($data);
  //return $data;
//}
?>

<h2>PHP Form Data Diri</h2>
<form method="post" action="<?php echo htmlspecialchars($_SERVER["PHP_SELF"]);?>">  
  Name: <input type="text" name="nama">
  <br><br>
  E-mail: <input type="text" name="email">
  <br><br>
  Website: <input type="text" name="website">
  <br><br>
  Comment: <textarea name="komentar" rows="5" cols="40"></textarea>
  <br><br>
  Gender:
  <input type="radio" name="jeniskel" value="female">Female
  <input type="radio" name="jeniskel" value="male">Male

  <br><br>
  <input type="submit" name="submit" value="Submit">  
</form>

<?php

if(!empty($nama)){
echo "Nama : $nama <br>";}
if(!empty($email)){
echo "email  : $email <br>";}
if(!empty($website)){
echo "Website  : $website <br>";}
if(!empty($komentar)){
echo "Komentar nya adalah  : $komentar <br>";}
if(!empty($jeniskel)){
echo "jeniskel nya adalah  : $jeniskel <br>";}

?>

</body>
</html>

Our Team

  • Galih Setiawan NurohimMotion Graphic Artist / Video Editor